Banyak wanita yang tidak mau makan sedikitpun buah nanas karena dianggap penyebab dari masalah kewanitaan, diantaranya dianggap sebagai penyebab keputihan dan keguguran. Mitos ini berawal dari pendapat bahwa nanas, khususnya nanas muda memiliki sifat antelmintik dan abortivum yang berpotensi menimbulkan kontraksi pada kandungan. Selain itu diduga kandungan air pada nanas diduga dapat menyebabkan keputihan. Tapi apakah wacana diatas benar?
Perlu diketahui bahwa buah nanas yang kita kenal sebagai musuh wanita itu banyak mengandung vitamin dan serat yang baik untuk pencernaan. Kandungan asam amino triptophan juga juga berfungsi merelaksasikan otak dan mengurangi depresi selain itu kandungan antioksidan dan beta karoten yang ada pada nanas juga mampu menyeimbangkan konsentrasi glutation tereduksi sehingga dapat mencegah reaksi oksidasi lipid yang menyebabkan katarak.
Sedangkan timun mengandung fosfor, kalsium, sapronin, protein, lemak, Selain itu, timun juga mengandung flavonoid dan polifenol sebagai anti radang serta mengandung asam malonat yang berfungsi menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak, yang baik untuk mengurangi berat badan. Timun juga mengandung kukurbitasin C, yang berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit hepatitis.
Lalu apa hubungan kandungan vitamin dan kandungan gizi yang telah disebutkan diatas dengan keputihan? Jawabannya jelas, tidak ada. Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa terbakar di bibir kemaluan, kerap disertai bau busuk, dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih. Warna cairan keputihan bervariasi, mulai dari putih, kekuningan, abu-abu, dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti susu. Bau dari keputihan pun beragam, dapat tanpa bau, berbau telur busuk, bahkan anyir seperti daging ikan mentah.
Keputihan bisa disebabkan oleh jamur maupun bakteri yang bersemayam dalam vagina atau disebabkan karena perubahan hormon dalam tubuh. Untuk menghindari keputihan tersebut tentunya anda wajib menjaga daerah kewanitaan anda. Diantaranya dengan mengguyur air dari bagian vagina dari atas ke bawah, sering mengganti celana dalam, dan sangat dianjurkan setelah buang air besar atau kecil daerah vagina langsung di lap dengan handuk kecil yang kering. Hal ini bertujuan untuk menghindari kondisi daerah kewanitaan kita terlalu lembab, karena kondisi lembab sangat bagus untuk perkembangan jamur.
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Vaginal_wet_mount
http://id.wikipedia.org/wiki/Mentimun
http://id.wikipedia.org/wiki/Nanas
Sedangkan timun mengandung fosfor, kalsium, sapronin, protein, lemak, Selain itu, timun juga mengandung flavonoid dan polifenol sebagai anti radang serta mengandung asam malonat yang berfungsi menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak, yang baik untuk mengurangi berat badan. Timun juga mengandung kukurbitasin C, yang berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit hepatitis.
Lalu apa hubungan kandungan vitamin dan kandungan gizi yang telah disebutkan diatas dengan keputihan? Jawabannya jelas, tidak ada. Keputihan adalah keluarnya cairan berlebihan dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa terbakar di bibir kemaluan, kerap disertai bau busuk, dan menimbulkan rasa nyeri sewaktu berkemih. Warna cairan keputihan bervariasi, mulai dari putih, kekuningan, abu-abu, dengan konsistensi cair hingga kental atau bahkan berbentuk seperti susu. Bau dari keputihan pun beragam, dapat tanpa bau, berbau telur busuk, bahkan anyir seperti daging ikan mentah.
Keputihan bisa disebabkan oleh jamur maupun bakteri yang bersemayam dalam vagina atau disebabkan karena perubahan hormon dalam tubuh. Untuk menghindari keputihan tersebut tentunya anda wajib menjaga daerah kewanitaan anda. Diantaranya dengan mengguyur air dari bagian vagina dari atas ke bawah, sering mengganti celana dalam, dan sangat dianjurkan setelah buang air besar atau kecil daerah vagina langsung di lap dengan handuk kecil yang kering. Hal ini bertujuan untuk menghindari kondisi daerah kewanitaan kita terlalu lembab, karena kondisi lembab sangat bagus untuk perkembangan jamur.
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Vaginal_wet_mount
http://id.wikipedia.org/wiki/Mentimun
http://id.wikipedia.org/wiki/Nanas
Terima kasih telah membaca. Suka dengan tulisan ini? Mohon link back tulisan ini dengan code di bawah atau share dengan sharing tool di samping. Copy paste wajib dengan ijin saya, serta menggunakan link sumber seperti di bawah. Saya akan mengajukan DMCA COMPLAINT secara langsung tanpa pemberitahuan atas copas tanpa mengikuti ketentuan yg berlaku.

kalau suka nanas jom minum Kopi Nanas
BalasHapusdengar2 klo mkan timun pas wktu haid, itu akn mnyebabkan pnyakit kista, sdngkan pnyegah pnykit ini yaitu perbnyk mkan mkanan yg mengandung antioksidan. sdngkan sayuran yg mengandung antioksidan itu kan diantrnya timun.dan berarti timun benar2 tdk bahaya bagi wanita.
BalasHapuskata dokter ketika aku periksa, katanya pisang hijau itu bisa menyebabkan keputihan berlebih, bener g yaaa?
BalasHapusnmanya juga mitos..tpi masih byk juga lho yg percaya ama yg beginian
BalasHapusnah kannn..ternyata hanya mitos, maknan banyak manfaat ko disalhkan yaaa???... :)
BalasHapus