Kita semua tentu pernah mengalami atau setidaknya melihat kulit yang lecet dan kemudian melepuh. Kulit yang melepuh biasanya akan membengkak dan terisi oleh cairan. Melepuhnya kulit ini kebanyakan disebabkan oleh gesekan yang terjadi pada kulit. Oleh karena itu kulit melepuh ini biasanya banyak dijumpai pada kulit bagian tangan dan kaki, karena kulit bagian itulah yang memang paling sering mengalami gesekan. Seperti misalnya ketika anda memakai alas kaki yang tidak sesuai dengan ukuran kaki atau yang kurang nyaman digunakan seperti sepatu hak tinggi. Jadi apa sebenarnya yang terjadi pada kulit yang melepuh? Berikut informasi yang BerbagaiHal berhasil dapatkan.
Sebelum memahami bagaimana proses melepuhnya kulit mari kita pelajari sedikit tentang anatomi pada kulit. Pada tubuh manusia, terdapat tiga lapisan jaringan kulit yang menyelubungi tulang dan organ. Lapisan kulit yang pertama disebut epidermis. Ini adalah lapisan kulit yang terletak paling luar. Lapisan kedua atau tengah, disebut dermis. Dan lapisan yang ketiga disebut subkutis, juga dikenal sebagai subkutan. Bersama-sama, ketiga lapisan tersebut akan membentuk organ tubuh terbesar yang ada dalam tubuh kita, yaitu kulit.
Epidermis sendiri memiliki 4-5 lapisan. Sebagian besar permukaan tubuh kita memiliki empat lapisan. Di daerah-daerah tertentu seperti pada ujung jari, telapak tangan dan telapak kaki anda, di mana kulit mengalami gesekan yang lebih besar dan lebih sering, terdapat lima lapisan. Lapisan tersebut mulai dari lapisan yang terdalam sampai yang paling luar adalah Stratum Basale, Stratum Spinosum, Stratum Granulosum, Stratum Lucidum dan Stratum Corneum. Stratum lucidum adalah lapisan tambahan yang terdapat pada kulit yang sering mengalami gesekan dan membuat kulit di daerah tersebut menjadi lebih tebal.
Pada kulit yang melepuh yang diakibatkan oleh gesekan, lapisan kulit yang saling bergesekan lama kelamaan akan menyebabkan epidermis mengalami kelelahan mekanis. Kelelahan ini menyebabkan berpisahnya lapisan yang ada dalam epidermis yang biasanya berada di lapisan Stratum spinosum. Ketika sel-sel lapisan ini terpisah, tekanan hidrostatik memungkinkan cairan mirip plasma untuk mengisi ruang ini. Cairan ini mirip dengan plasma darah dalam hal memiliki konsentrasi elektrolit yang sama, tetapi dengan tingkat protein lebih rendah. Jika kulit anda terus menerus mendapat gesekan, ketiga lapisan kulit yang ada di atasnya akan terbuka. Hal ini akan membuat lapisan terakhir dari epidermis dan dermis sendiri (di mana terdapat saraf) menjadi tak terlindungi lagi, sehingga gesekan akan terasa menyakitkan sekali.
Cara Mengobati Kulit Lecet dan Melepuh
Penyembuhan kulit yang melepuh akan dimulai setelah sekitar 6 jam, ketika sel-sel yang tersisa di bawah kulit yang melepuh memulai proses penyembuhan. 24 jam kemudian, sel-sel akan membelah dengan cepat. Satu hari kemudian, lapisan granular baru (Stratum granulosum) dapat terlihat. Setelah sekitar 5 hari, lonjakan pertumbuhan sel ini mulai melambat dan lapisan Stratum corneum yang baru mulai menunjukkan dirinya. Kulit baru anda pun kini sudah kembali seperti semula.
Kebanyakan kulit melepuh yang disebabkan oleh gesekan tidak memerlukan perawatan dokter apalagi tindakan oleh spesialis kulit. Kulit baru akan terbentuk di bawah daerah yang melepuh dan cairan yang terdapat di dalamnya akan diserap. Jangan sekali-sekali menusuk kulit yang melepuh tersebut kecuali ukurannya besar atau menyakitkan. Cairan yang berada di dalam kulit yang melepuh berfungsi untuk menjaga agar lapisan kulit yang di dalam tetap bersih dan steril, sehingga dapat mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.
Jika anda benar-benar harus dan butuh untuk mengempiskan gelembung tersebut, sebaiknya anda mengikuti beberapa teknik sederhana di bawah ini:
- Gunakan jarum atau silet yang telah disterilkan (untuk mensterilkannya, tempatkan ujung jarum atau mata silet ke dalam nyala api sampai merah membara, kemudian bilas dengan menggunakan alkohol).
- Cuci daerah kulit yang melepuh tersebut secara menyeluruh dengan sabun antiseptik, kemudian buat lubang kecil dan tekan keluar cairan bening yang ada di dalamnya dengan lembut.
- Jika cairan berwarna putih atau kuning, hal ini menandakan adanya infeksi dan memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
- Jangan potong atau menghilangkan lapisan kulit yang telah rusak di atasnya. Lapisan ini bermanfaat untuk melindungi lapisan kulit baru di bawahnya.
- Carilah tanda-tanda infeksi yang ada seperti adanya nanah, kulit yang merah atau hangat di sekitar kulit yang melepuh, atau garis-garis merah warna yang menjauhi kulit yang melepuh.
Referensi:
Terima kasih telah membaca. Suka dengan tulisan ini? Mohon link back tulisan ini dengan code di bawah atau share dengan sharing tool di samping. Copy paste wajib dengan ijin saya, serta menggunakan link sumber seperti di bawah. Saya akan mengajukan DMCA COMPLAINT secara langsung tanpa pemberitahuan atas copas tanpa mengikuti ketentuan yg berlaku.

lagi info tentang anatomi kulit di SIHAT SELALU - Anatomi Kulit
BalasHapusTerimakasih...artikel ini sangat berguna untuk saya :)
BalasHapus